the download will begin in 10 seconds (limit : 500ko/s)
1. اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ
54|1|[[54 ~ AL-QAMAR (BULAN) Pendahuluan: Makkiyyah, 55 ayat ~ Ayat pertama surat ini mengetuk pendengaran sembari mengingatkan kita akan dekatnya hari kiamat dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari itu. Ayat berikutnya menjelaskan sikap orang-orang kafir yang terus-menerus ingkar terhadap mukjizat. Surat ini meminta Rasulullah saw. agar berpaling dari mereka dan memberikan batas kepada mereka hingga datangnya suatu hari di mana mereka keluar dari kubur bagaikan belalang yang beterbangan. Ayat-ayat berikutnya mengulas kadaan umat-umat terdahulu dengan rasul-rasul mereka dan azab yang menimpa mereka. Di sela-sela beberapa kisah itu, surat ini mengingatkan bahwa al-Qur'ân itu mudah dipahami dan dipelajari bagi orang-orang yang mencari nasihat dan pelajaran. Selanjutnya, dijelaskan pula bahwa orang-orang kafir Mekah bukanlah orang yang terkuat jika dibandingkan dengan umat-umat terdahulu dan bukan orang yang akan terhindar dari azab. Terakhir, surat ini ditutup dengan ancaman terhadap para pendusta yang membangkang berupa kesudahan mereka pada hari ketika wajah mereka diseret ke neraka. Lalu dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah siksaan neraka jahanam yang dahulu kalian dustakan." Sedangkan orang-orang yang bertakwa merasa tenang di dalam surga, tempat tinggal mereka. Suatu tempat yang menyenangkan di sisi Tuhan yang berkuasa.]] Hari kiamat telah dekat, dan bulan pasti akan terbelah.
2. وَإِنْ يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌّ
54|2|Apabila orang-orang kafir melihat mukjizat yang besar, mereka menolak untuk mempercainya. Mereka berkata, "Itu adalah rentetan sihir yang datang berurutan!"
3. وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ وَكُلُّ أَمْرٍ مُسْتَقِرٌّ
54|3|Mereka mendustakan rasul-rasul dan mengikuti hawa nafsu mereka, padahal setiap perkara akan berakhir dengan ketetapannya masing-masing.
4. وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنَ الْأَنْبَاءِ مَا فِيهِ مُزْدَجَرٌ
54|4|Aku bersumpah bahwa berita tentang umat-umat terdahulu dan tentang fakta-fakta alam yang cukup memberi peringatan telah datang kepada orang-orang kafir.
5. حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ
54|5|Yang datang kepada mereka itu merupakan hikmah yang amat besar. Tetapi apalah gunanya peringatan- peringatan itu bagi orang yang tidak mau menerimanya?
6. فَتَوَلَّ عَنْهُمْ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلَى شَيْءٍ نُكُرٍ
54|6|Oleh karena itu berpalinglah, hai Muhammad, dari orang-orang kafir itu. Tunggulah hari ketika seorang penyeru suruhan Allah menyerukan sesuatu yang dahsyat dan tidak mengenakkan.
7. خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُنْتَشِرٌ
54|7|Pandangan mereka tertunduk karena dahsyatnya bencana itu. Mereka keluar dari kuburnya bagaikan bagaikan belalang yang beterbangan karena begitu banyak dan cepatnya mereka.
8. مُهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَذَا يَوْمٌ عَسِرٌ
54|8|Mereka datang dengan cepat menuju penyeru itu. Mereka melihat kepadanya dengan tunduk dan pasrah tanpa dapat mengalihkan pandangan. Pada hari kiamat, orang-orang kafir akan berkata, "Ini adalah hari yang sangat sulit."
9. كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا وَقَالُوا مَجْنُونٌ وَازْدُجِرَ
54|9|Sebelum orang-orang kafir Mekah, kaum Nûh telah mendustakan nabinya, yaitu Nûh, salah seorang hamba dan rasul Kami. Mereka menyebutnya gila dan menghalang-halanginya, dengan berbagai macam siksaan dan ancaman, agar tidak menyampaikan risalah yang diembannya.
10. فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ
54|10|Kemudian Nûh memohon kepada Tuhannya, "Aku terkalahkan oleh kaumku, maka balaslah dan menangkanlah aku."
11. فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُنْهَمِرٍ
54|11|Lalu Kami membuka pintu-pintu langit yang kemudian menumpahkan air yang amat banyak dan beruntun. Dari dalam tanah, Kami juga memancarkan sumber mata air. Dengan demikian, bertemulah air langit dan air bumi yang membinasakan mereka sesuai dengan ketetapan Allah.
12. وَفَجَّرْنَا الْأَرْضَ عُيُونًا فَالْتَقَى الْمَاءُ عَلَى أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ
54|12|Lalu Kami membuka pintu-pintu langit yang kemudian menumpahkan air yang amat banyak dan beruntun. Dari dalam tanah, Kami juga memancarkan sumber mata air. Dengan demikian, bertemulah air langit dan air bumi yang membinasakan mereka sesuai dengan ketetapan Allah.
13. وَحَمَلْنَاهُ عَلَى ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ
54|13|Kami mengangkut Nûh di atas bahtera yang terbuat dari kayu dan ikatan yang mengencangkan papan-papannya. Bahtera tersebut berlayar di atas air di bawah pengawasan Kami sebagai balasan bagi Nûh yang seruannya selalu didustakan oleh kaumnya.
14. تَجْرِي بِأَعْيُنِنَا جَزَاءً لِمَنْ كَانَ كُفِرَ
54|14|Kami mengangkut Nûh di atas bahtera yang terbuat dari kayu dan ikatan yang mengencangkan papan-papannya. Bahtera tersebut berlayar di atas air di bawah pengawasan Kami sebagai balasan bagi Nûh yang seruannya selalu didustakan oleh kaumnya.
15. وَلَقَدْ تَرَكْنَاهَا آيَةً فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
54|15|Peristiwa tenggelamnya orang-orang kafir dan selamatnya orang-orang Mukmin benar-benar Kami jadikan sebagai pelajaran. Maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
16. فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
54|16|Alangkah dahsyatnya azab dan peringatan Kami bagi orang-orang yang melanggar!
17. وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
54|17|Aku bersumpah bahwa Kami telah mudahkan al-Qur'ân untuk dijadikan peringatan dan pelajaran. Maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
18. كَذَّبَتْ عَادٌ فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
54|18|Kaum 'Ad telah mendustakan Hûd, seorang rasul yang diutus kepada mereka. Alangkah dahsyatnya azab dan peringatan-Ku bagi orang-orang yang melanggar!
19. إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُسْتَمِرٍّ
54|19|Kami meniupkan kepada mereka angin dingin disertai dengan gemuruh petir pada hari nahas yang terus-menerus. Angin tersebut mengangkat dan melempar mereka dari tempat tinggalnya sehingga bergelimpangan di atas tanah bagai pokok kurma yang tumbang.
20. تَنْزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُنْقَعِرٍ
54|20|Kami meniupkan kepada mereka angin dingin disertai dengan gemuruh petir pada hari nahas yang terus-menerus. Angin tersebut mengangkat dan melempar mereka dari tempat tinggalnya sehingga bergelimpangan di atas tanah bagai pokok kurma yang tumbang.
